Wednesday, 6 August 2008

ILUSI SANG WAKTU


Tanpa disadari ilusi sang waktu telah membawa ku kedalam keadaan yang serba sulit.

Akankah semuanya akan berakhir ??

Akankah “ILUSI SANG WAKTU” membuat ku terlena ??

Aku takut , “MALAIKAT” menjemputku tanpa sempat aku bertanya pada hati kecilku, siapkah aku menjalani Waktu yang sebenarnya !?!

Thursday, 19 June 2008

Perjalanan Hidup Kami

Wanita itu terus berjalan dan menelusuri jalanan pasar yang kotor dan becek dengan penuh harapan, untuk mencari sesuap nasi bagi anak2 nya.
Sebuah Nampan besar yang penuh dengan GORENGAN di bawa nya sambil menawarkan kepada Setiap orang yang dia temui.
Perasaan malu dan berat nya Nampan itu harus dia tahan demi menghidupkan kelima anak2 nya.
Tak jarang caci maki dan hinaan harus diterimanya, namun dengan sabar dan tabah dia menghadainya.

Ya, Wanita Itu adalah Mama Ku . . .
Mama yang melahirkan dan Membesarkan Ku.

Wanita yang paling kuat dan paling sabar serta penyayang .

Berjuta penghargaan tak akan sebanding dengan perjuangan beliau.

mama adalah wanita yang hebat

dari seorang pedagang sukses,cantik dan kaya serta disegani semua orang karena sifat Dermawannya, sekarang menjadi Miskin dan tak tak terurus dan selalu di lecehkan orang2.

mental mama sekuat baja, semangat, cinta dan kasih sayangnya sebesar jagat raya, benar2 tak terhingga.

Tuhan memberi kami mama yang sangat Bijaksana dan adil.

memang harta benda sebanyak apa pun tak akan bisa membalas keringat yang bercucuran.




Mamaku: si Pedagang yang Dermawan



Dulu mama ku sangat cantik. dengan rambut panjang se paha, bibir nya yang merekah, kulit nya yang putih bersih dan badan nya yang padat berisi. ini adalah satu2 nya foto sewaktu mama sukses dan kaya. foto ini diambil oleh seorang Pria berkewarganegaraan inggris.

mama ku sangat cantik...

Tetapi setelah kami jatuh miskin, mama yang dulu berubah menjadi mama yang selalu murung, walau didepan kami mama tak pernah memperlihatkan Wajah murung nya. mama yang sekarang sangat lusuh, kurus, hampir tak pernah kami melihat beliau Merias Wajah nya.

sekarang mama harus banting tulang, setelah kami jatuh miskin mama membuka usaha berdagang GORENGAN. setelah semua GORENGAN masak, mama pergi menyusuri jalan PASAR BAWAH BUKITTINGGI untuk menjajakan dagangan nya.




Mamaku: saat papa kehilangan kepercayaan diri mama tetap setia mendampingi papa




Sangat besar pengorbanan mama, mama rela banting tulang demi memenuhi kebutuhan keluarga.

aku percaya dengan Kuasa Tuhan yang tak ada batas nya. dan aku percaya setiap kesusahan pasti akan ada balasan nya.

aku sangat bangga dengan mama ku, kerena mama mempunyai sejuta kasih sayang untuk kami.

********


Mama dan papa hanya melewati proses 1 bulan jadi!!
artinya 1 bulan sejak perkenalan mama lansung menikah dengan papa.

proses yang sangat singkat tetapi sangat matang.





Mamaku: Sewaktu Masih Pacaran dengan Papa



Itu hanya satu2 nya kenang-kenagan yang dimiliki papa dan mama sewaktu masih pacaran dulu. foto itu diambil di daerah"BENTENG".

Karena latar Belakang perekonomian keluarga papa dan mama yang sangat terbatas, sehingga pesta pernikahan nya pun dilansungkan dengan sederhana. Bahkan satu lembar foto Pernikahan pun papa dan mama tak punya.


Walau 10 Tahun sudah berlalu, sepertinya belum ada tanda2 perekonomian kami kembali membaik.. Tetapi kami sangat Bangga karen kami berhasil melewati masa2 sulit itu sendiri, tanpa bantuan dari sanak saudara.
karena kami tak menggap mereka itu ada,.
dengan lantang dan tanpa rasa berdosa mereka seenaknya menghina papa dan mama ku.
memang kami susah, tetapi setidak nya kmi mempunyai harga diri yang tak semua orang miliki.


mereka hampir tak pernah mempedulikan kami.
dan mereka juga sangat semena2 kepada kami.
disetiap Sujud ku padaNYA hanya doa tulus yang ku panjatkan.
doa keselamatan bagi orang tua ku.
dan doa kemudaratan bagi orang2 yang telah menghina orang tua ku.

aku memang sangat pendendam!!!

Setiap kali aku melihat orang yang mencaci maki orang tua ku tak akan ku maaf kan.

tak akan ku biar kan mereka bersenang2 diatas penderitaan orang tua ku.


Sekarang kami adalah keluarga yang sangat utuh...
walau kami susah, tetapi kami selalu kompak dan menghadapi segala sesuatunya bersama.


Ini aku...Sederhana dan Introspektif


Sekarang aku sudah beranjak Dewasa, walau tak membantu banyak setidak nya aku sudah bisa memenuhi kebutuhan ku sendiri, tanpa memberatkan orangtua ku. aku bekerja sebagai TUTOR di Sekolah Kesetaraan Paket B Bukittinggi. walau sangat pemalu tetapi aku sangat berani "Beragumentasi" , oleh karena itu aku di percaya Oleh Dinas Pendidikan Bukittinggi Untuk mewakili Bukittinggi pergi Penataran Ke Padang.
aku adalah peserta termuda, dan Tingkat Pendidikan ku yang paling rendah.
maklum, waktu itu aku baru Lulus SMU.
Tetapi Prestasiku tak kalah dengan yang tua2, Saat Panitia memberikan Test kepada seluruh peserta, aku Nilai ku No.2 tertinggi. ya setidaknya itu sangat membanggakan bagi ku, karena saat itu adalah pengalaman pertama ku Penataran dan berbaur dengan orang2 dari daerah lain.



Ini foto sewaktu aku Penataran di Padang,..aku Yang Pake Baju Orange



memang terkadang rezeki bukan kita yang menentukan, Tetapi dibalik kesusahan yang kita dapatkan, pasti ada kebahagiaan yang kita dapatkan,.

sejak kecil aku memang anak yang sangat tidak percaya diri, sedikit cerewet dan keras.



Ini adik ku,BUDI

sosok yang keras, terkesan cuek, pintar,urak2kan tetapi hatinya sungguh Lembut dan Penyayang.
Budi sekarang kelas 2 SMAN 4 Bukittinggi.






Dewi (Baju Biru) dan DiNa.


Walau keduanya lahir di rahim yang sama, tetapi watak kedua anak ini sangat jauh berbeda.
Dewi adalah tipe anak yang Lembut, Penyayang dan Rajin.
sedangkan dina sangat keras, bersikap semau nya dan tak maui tau dengan apa yang terjadi.





Adel, "Si Imut yang Berprestasi"


Foto itu diambil sewaktu adel berumur 5 bulan. adel bukan baby biasa, dia sangat aGresIf dan mau tau dengan sekeliling nya. waktu adel berumur 7 bulan, adel berhasil menjadi Juara 1 Lomba Baby sehat.

Yah, begitu lah keluarga ku., penuh kejutan, derai tawa selalu megihiasi hari-hari kita, walaupun kesulitan tak henti kami dapat kan.



Wednesday, 18 June 2008

TAK ADA KATA MENYERAH

Dalam kehidupan yang sangat kejam ini, TUHAN masih memberikan kami ANUGERAH yang sangat besar, yaitu ....... MAMA !!!

Mama ku sangat penyabar, penyayang, dan tak pernah mengeluh, serta tak ada kata menyerah.

Sejak perekonomian keluarga hancur pada tahun 1998, mama lah yang menjadi “Tulang Punggung” keluarga kamii.

Sedangkan papa mengalami “SHOCK” yang sangat hebat karena kebangkrutan kami disertai dengan HUTANG yang banyak,.

KRISIS MONETER tahun 1998 membuat semua usaha papa hancur.

Hampir tak ada sisa nya.

Toko yang menjadi aset kami yang tertinggal Disita BANK.

Saat itu kami tak tau lagi harus bagaimana.

Jangan kan untuk memulai bangkit dengan membuka usaha yang baru, untuk makan hari ini saja kami harus berhutang sana sini.

Saat itu sepertinya kebahagiaan keluarga kami terenggut.

Hubungan papa dan mama memburuk, hampir setiap hari aku dan adik2 mendengar teriakan, caci maki, dan penyesalan dari orang tua ku.

Hati kami sangat hancur, seakan disayat sembilu yang tajam.

Saat itu, mama ku mencoba bangkit dari keterpurukan.

Hampir segala macam usaha yang dikukan.

Karena secara skill, papa dan mama ku hanya tamatan SMU yang sangat jauh dari kriteria penerimaan pegawai, baik negri maupun swasta.

Semua usaha telah dilakoni oleh mama ku, dan tak ada kata menyerah dan kata2 putus asa yang keluar dari mulut mama ku.

Hujan caci maki dari dari orang 2 yang tak berkeprimanisuaan hampir tak pernah berhenti ku dengar.

Tetapi semangat perjuangan yang dimiliki mama jauh lebih besar ketimbang harus memikirkan perasaan kala itu.

Tak pernah di bayang kan batapa besar nya pengorbanan seorang mama, dengan susah payah mama mengndung kami, dengan berbagai suka duka nya, dan dikala Tuhan menentukan waktunya, siap tidak siap mama harus mengorbankan nyawa nya demi melahirkan kami kedunia ini. Setelah kami lahir kedunia, dengan berbagai cara mama membesarkan kami, dan sekarang seakan beban mama bertambah, mama harus menjadi tulang punggung keluarga.

10 Tahun berlalu, seakan masa lalu yang suram tak pernah berhenti mengikuti jejak langkah kami.

Sampai sekarang perekonomian kami tak bisa bangkit.

Sampai sekarang papa juga enggan pergi bekerja.

Bukan karena papa malas, tetapi sampai sekarang papa tak bisa berbuat banyak, sepertinya kegagalan demi kegagalan yang terjadi, membuat papa lemah mental untuk berhadapan dengan orang2.

Memang terkesan kekanak-kanakan, tetap itulah yang teradi.

Aku tak bisa mensesali yang terjadi dan tak bisa menyalahkan TUHAn atas semua yang kami alami.

Karena sampai sekarang kami tak punya tempat untuk mengadu, bahkan sejak kami jatuh miskin, semau sanak saudara seakan enggan mendekat, dan semakin hari mereka semakin jauh.

Tak jarang kami juga mendapat caci maki dari saudara2 kami sendiri.

Disetiap doa yang ku panjatkan, aku tak pernah lupa mendoakan mama tersayang, agar mama mendapatkan balasan yang setimpal atas semua yang beliau lakukan selama ini.

Mama....

Allah akan selalu menyertai mu..

Dimana pun engkau berada

Dan apapun yang engkau lakukan

Percaya lah...

Tangan ini yang akan membalas jasa mu

Selama ini

Mama....

Dan papa,...

Maaf kan aku

Aku yang berdosa

Selalu membangkang

Padamu papa.....

Aku selalu berharap,

Semoga kita semua

Selalu di satukan

Dimana pun kita berada,...

AMIN

doa6.jpg

Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo

“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”

Friday, 13 June 2008

Surga berada di telapak kaki Mama, jangan lah kamu Menyakiti hati Mama.
onmouseover=’this.stop()’ onmouseout=’this.start()’ width=”100%”>Mengutip sebagian atau keseluruhan isi blog ini ke blog Anda dipersilahkan ASAL menyebut URL sumber tulisan dan/atau permanent link artikel yg dikutip.Komentar, saran atau pertanyaan dapat diajukan melalui bukutamu, kotak komentar blog atau email ke: i_chank05-at-plasa.com.

Thursday, 12 June 2008

berbohong tak akan selesaikan Masalah

(http://whitehat-70.blogspot.com/feeds/posts/default?alt=rss)


Hidup memang diliputi dengan misteri yang tak bisa di ungkap hanya sebatas kata2.
aku merasa kehidupan hanya untuk orang 2 yang beruntung dan hidup tanpa beban!!
aku memang bersalah, aku tak bisa bersyukur dengan apa yang ada, tetapi kali ini aku hanya bisa mengucap Maaf kepada Tuhan yang telah Menciptakan aku.

Tuhan !!

Bukanya aku Tidak Bersyukur, tetapi kenapa hidup ku selalu dirundung sesal yang tak berujung.

Maaf kan aku!!








Bukan nya aku tak Bersyukur

Setiap kali aku menatap jam diding rumah ku, yang aku ingat hanya lah pengalaman pahit yang ku rasakan sangat menyayat hati.
saat itu aku hanya merasa Dunia seolah berhenti berputar, dan malaikat seakan2 datang untuk memanggilku pulang. pulang ke alam yang kekal.
sebenarnya aku bukan lah orang yang gila harta dan gila materi. tetapi semakin hari kehidupan ini semakin pahit ku rasakan.

Sejak papa bangkrut dan usahanya gulung tikar tahun 1998 silam, kehidupan kami seakan tidak pernah kembali membaik. Entah ini adalah hukuman dari Tuhan karena saat itu kami lalai dengan perintahnya. ya,apa boleh buat, Hidup kan selalu berputar, ada kalanya kita di atas dan ada kalanya kita berada bawah.

Tuhan,...!!!
Bukannya aku tidak bersyukur dengan yang engkau kasih selama ini, tetapi aku hanya tidak terima dengan penderitaan yang engkau berikan..

Dulu kami adalah keluarga yang sangat Bahagia, tak bisa di lukiskan dengan kata-kata.
bukan materi yang menjadi tolak ukur kebahagiaan kami, tetapi entah kenapa saat itu kebersamaan yang kami miliki seakan - akan tak terlukiskan.

Saat aku beranjak dewasa, aku mulai menyadari kebutuhan ku semakin hari semakin bertambah. aku ingin sekali seperti teman - teman ku, mereka punya baju bagus, sepatu, tas dengan model yang up to date en mereka juga punya handphone dengan model yang terbaru saat itu, mungkin keinginan ku sangat mengada2 karna perekonomian keluarga ku tidak mampu membelikan nya.

Tak banyak yang dapat aku lakukan, selain hanya berhenti berharap!
karena itu hanya sesuatu yang muistahil bagi ku. setidaknya aku hanya bisa berharap takdir ku akan segera berubah, ya walau pun itu hanyalah ibarat mengharapkan Bintang jatuh.

Aku memang selalu kalah, dan aku memang serba kekurangan. Tidak hanya dari segi materi, tetapi juga dari fisik,prestasi dan Luck. ah, aku benar2 males mengingat semua itu,.
setiap kali ak berusaha mengingat nya, hati sakit ibarat di sayat sembilu.

Penantian panjang ku seakan berakhir, saat aku menemukan sosok yang sangat ke bapak an dan sayang padaku. saat itu tidak ada keraguan dihati ku, saat dia bilang "cinta" dengan Senyuman dan tatapan romantis, aku mengatakan IYA..
saat itu aku merasa melayang dan seakan kehidupan berhenti sejenak saat aku memiliki "CINTA PERTAMA",...
aku memang orang yang sangat pemalu dan tak berani mengambil sikap.
saat aku bertemu dengan nya, aku diajarkan untuk menikmati hidup.
kebetulan sang pujaan hati ku adalah seorang Pengusaha sukses dan sangat Terkenal, aku juga ga tau entah Anugerah apa yang datang kepada ku,sampaisampai seorang Pengusaha bisa tertarik pada ku.
Saat aku berada di dekat nya, Hari-Hari ku terasa bahagia dan tanpa ada yang bisa Mengganggu nya. Sebagai anak yang Terlahir dari keluarga yang Hidup nya pas - pas an, tak pernah terbayangkan oleh ku tinggal dan menginjakkan kaki di hotel Mewah berbintang 5, saat aku menginjakan kaki untuk pertama kalinya di Hotel itu, hanya perasaan takjub dengan keindahan desain eksterior dan interior bangunannya.sungguh bagaikan mimpi disiang bolong.
dan dia lah yang pertama kali memperkenalkan aku pada indahnya hidup ini.

Malam itu udara sangat dingin dan membelah sunyi nya malam, aku menerima undangan kesebuah pesta ulang tahun, awalnya aku bingung siapa yang mengantarkan undangan ini, dan tempatnya juga ga kalah mewah nya di sebuah Hall hotel berbintang 5. tak lama kemudian handphone ku berdering, ternyata itu dari Pacar ku, dia memberitahukan bahwa Hari minggu besok aku harus menghadiri pesta ulang tahun nya. oh, ternyata undangan yang aku terima itu dari pacar ku.

Tibalah dihari Ulang tahun Pacarku,...

(Bersambung)